Ambruknya Ruang Sekolahan SDN, PPK dan Kontraktor Di Panggil Polda Jatim

jawapes.id – Polda Jawa Timur memanggil beberapa saksi untuk diperiksa terkait robohnya atap ruang kelas SDN Gentong, Kota Pasuruan, Selasa (5/11/2019) yang menyebabkan siswa dan guru meninggal dunia akibat kejadian ini.

Kombes Pol Frans Barung Mangera selaku Kabid Humas Polda Jawa Timur menyampaikan, Polda Jawa Timur memanggil empat orang dari PPK dan Pelaksana untuk dimintai keterangan. Kita tunggu hasilnya, dari Lab Forensiknya sudah keluar. Berikut ada beberapa nama inisial saksi yang masih diperiksa terkait Ruang Kelas SDN Gentong.

RT (43) merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan Kota Pasuruan sebagai saksi yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

LS (38) merupakan warga Gadingrejo dipanggil sebagai saksi dikarenakan dirinya merupakan Direktur CV Andalus yang mengerjakan.

SSM (40) warga Purworejo, selaku Direktur CV DHL Putra mitra pekerja yang sama dari obyek proyek pembangunan sekolah.

Dan yang terakhir ada MR (42) merupakan warga Malang PNS RSUD Dr Soedarsono yang juga seorang PPK pembangunan ruang kelas SDN Gentong Kota Pasuruan.

“Total dari keempat saksi yang di panggil ada dua yaitu seorang PPK dan dua orang selaku pelaksanaan obyek Ruang Kelas SDN Gentong Kota Pasuruan,” kata Kabid Humas, Kamis (7/11/2019).

Mengenai konstruksi bangunan, informasi yang didapat oleh Polda Jatim, dilakukan pengerjaan 2012.

“Jadi saya perlu koreksi, ini pembangunan proyek tahun 2012 bukan tahun 2017,” ujar Frans Barung Mangera. (Rois/Tjn)