Begal Guru SD, Pemuda Asal Grati Di Tangkap Polisi

Jawapes Pasuruan – Tim reskrim Polsek Lekok dan Tim Resmob Suropati (TRS) Polres Pasuruan Kota, berhasil mengamankan pelaku pencurian disertai ancaman kekerasan atau begal.

Pelaku yang ditangkap adalah Abdul Imam (23) warga Desa Ndawe, Kecamatan Grati, Pasuruan. Sementara Satin/Nur (35) warga Dusun Rembang Desa Plososari, Kecamatan Grati masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sebelumnya korban seorang guru SD Sariyati (43) warga Dusun Pangkrengan, Desa Sumberagung, Grati, Pasuruan, melapor ke Polsek Lekok dengan nomor laporan Polisi: LP/22/X/2019/JATIM/RESPASKOTA/SEKLEKOK, tanggal 02 Oktober 2019 tentang pencurian dan ancaman kekerasan yang dialaminya.

Dari hasil penangkapan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti antara lain:
A. Satu(1) buah HP merk evercross M50
B. Satu (1) buah BPKB motor Honda Beat bernopol N 2887 WW
C. Kartu uji kompetensi milik korban an. Sariyati
D. Satu sajam jenis clurit dengan sarung warna coklat
E. Satu (1) sajam jenis badik
F. Uang tunai Rp 100.00,- sisa hasil kejahatan.

AKP Miftahul, selaku Kapolsek Lekok menuturkan korban sepulang mengajar SD di Desa Wates, Kecamatan Lekok, di buntuti oleh dua pelaku, setelah itu korban di pepet, dan langsung mengancam dengan clurit, korban yang ketakutan langsung turun dan lari.

“Korban guru SD, sepulang mengajar tiba-tiba ada dua pelaku yang memepet sambil mengeluarkan clurit, pelaku juga sempat merampas tas milik korban,” jelas AKP Miftahul, Jum’at (11/10/19). (Tsu/Nur/)