Dekranasda Sidoarjo Gelar Tasyakuran Hari Jadi Dekranas Ke 39 Dihadiri Istri Wagub Jatim

Jawapes Sidoarjo – Dewan Kerajinan Nasional Daerah/ Dekranasda Kabupaten Sidoarjo menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati hari jadi Dekranas ke 39 tahun 2019 di pendopo Delta Wibawa, Sabtu (9/3/2019). Turut hadir seluruh pengurus Dekranasda Sidoarjo, para pelaku UMKM, Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Sidoarjo Hj. Anik Saiful Ilah dan Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin. Istimewanya tasyakuran pagi tadi dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Emil Elestianto Dardak. Kegiatan tersebut juga digunakan untuk memamerkan hasil produk kerajinan UMKM masyarakat Sidoarjo.

Dalam sambutannya, istri dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak tersebut mengucapkan terimakasihnya kepada ketua Dekranasda Sidoarjo yang telah bersinergi dengan Dekranasda Jawa Timur. Sinergi tersebut tidak lain bertujuan untuk mengembangkan produk-produk kerajinan UMKM di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

Arumi berharap keberadaan seni kerajinan semakin eksis. Meski tidak dipungkirinya tantangannya semakin berat. Teknologi industri menjadi salah satu ancaman meski itu akan memberikan kemudahan. Namun pengerajin tidak perlu khawatir akan hal itu. Rasa dan proses sebuah kerajinan dari seorang pengerajin tidak dapat digantikan oleh sebuah mesin.

“Ada satu hal yang tidak dimiliki oleh robot atau teknologi yaitu rasa, taste, dan itu dimiliki para seniman yang justru menjadi nilai jual dari sebuah kerajinan berkat keunikannya,” ucapnya.

Ketua Harian Dekranasda Sidoarjo Tjarda Dekranasda yang juga hadir mengatakan keberadaan Dekranasda sebagai pembina pelaku industri kerajinan. Tugas lain yang diemban Dekranasda adalah sebagai fasilitator bagi Industri Kecil Menengah/IKM untuk mengembangkan kerajinannya.

“Jumlah UMKM di Kabupaten Sidoarjo saat ini ada sebanyak 6 ribu. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa 10% jumlah penduduk Kabupaten Sidoarjo adalah pelaku UMKM,” ujarnya.

Tjarda juga mengatakan Dekranasda Sidoarjo selalu berupaya membantu menumbuh kembangkan industri kerajinan masyarakat.

“Oleh karenanya para pengrajin dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam menghasilkan sebuah produk,” tuturnya.(tyaz/kom)