Polrestabes Surabaya Tangkap Perantara, ” Esek – Esek “

Jawapes Surabaya – Di bulan suci Ramadhan dan serta dalam rangka operasi Penyakit Masyarakat ( Pekat ) Semeru 2019, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kegiatan prostitusi di bekas lokalisasi Dolly dan serta menangkap pelaku sebagai perantara (Makelar) di lokasi tersebut.

Pelaku Ibnu Mas’ ud ( 25 ) asal Perak Jombang ini sebagai karyawan di Warung Kopi ( Warkop ) di daerah sekitar lokalisasi Dolly ini, ditangkap ketika sedang menawarkan seorang perempuan yang memiliki pekerjaan, ” Esek – Esek ” kepada pelanggannya yang berada di Warkop, ” Stasiun Kopi, ” tutur AKP Ruth Yenny Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya dan didampingi Kompol Rety Husin Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya ( 16/5/2019 ).

Kegiatan perdagangan orang (Trafficking) ini, dilakukan oleh pelaku Ibnu sudah 8 bulan, jadi selain menjual kopi di warkop tersebut pelaku Ibnu juga bertugas mencari pelanggan kopi untuk ditawari layanan, ” Esek – Esek, ” ditempat itu, lanjutnya.

Rata – rata para pelanggannya datang hingga sampai malam hari di saat bulan suci Ramadhan ini, kadang – kadang sudah ada perempuan di warkop tersebut dan kadang – kadang perempuan itu ditelpon serta dijemput di tempat kosnya jika ada pelanggan yang memesannya, jelasnya.

AKP Ruth Yenny menegaskan, tarif sekali main ( Kencan ) rata – rata sebesar Rp 150 ribu, sedangkan uang tersebut dibagi, perempuannya mendapatkan bagian Rp 90 ribu dan Rp 30 ribu buat sewa kamar lalu pelaku Ibnu mendapatkan Rp 30 ribu.

Pelaku Ibnu saat ini sudah ditahan di Polrestabes Surabaya dan dijerat dengan Pasal 2 atau 296 atau 506 KUHP No. 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ), pungkasnya.

( Dedy )