Rumah Tak Layak Huni Milik Satiyama Sempat Viral Di Medsos, Rencana Tahun Depan Dibangun Gunakan Dana Desa

Jawapes Pasuruan – Kondisi Rumah Bambu milik Satiyama (85) yang tidak layak huni di Dusun Randu Kerto, Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, sempat viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, perangakat desa beserta Dinas Propensi dan Kepala UPT RSBL Panti Jompo Pasuruan didampingi Kantibmas Serda Gufron mendatangi lokasi kediaman rumah bambu Nenek Satiyama yang hidup sebatangkara itu, Selasa (5/11/2019) .

Nenek Satiyama, tidak mendapat bantuan dari pemerintah RTLH, karena terkendala kepemilikan status tanah yang bukan milik Nenek Satiyama. Tanahbtersebut masih milik Sutamar.

Mat Chul, sebagai Sekdes Rebalas menjelaskan, bahwa hari selasa ini Pak Sutamar dengan suka rela datang ke balai desa memberikan sebidang tanahnya kepada Sutiyamah dan segera dibuatkan akte hibah. Rencananya tahun depan akan dibangun rumah layak huni dengan mengunakan Dana Desa.

“Kami mohon doanya teman-teman semua agar diberi kelancaran dalam membuatkan akte hibah, agar tanah ini menjadi milik Sutiyamah dan tahun depan bisa dibangunkan rumah yang layak huni,” ungkapnya.

Sementara itu Sukardi, dari Tim Dinas Sosial UPT RSBL Sukardi dari Kabupaten Pasuruan telah berupaya untuk membujuk Satiyama agar tinggal dipanti jompo.

“Saya sudah coba merayu Nenek Sutiyama mas, agar tinggal dipanti jumpo, tetapi orangnya bersikeras untuk tetap tinggal disini,” jelasnya.

Tim Dinas Sosial telah memberikan bantuan berupa sembako kepada Nenek Sutiyama. (Nur)